"Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba, akan tetapi Allah mencabutnya dengan cara mewafatkan para ulama hingga bila sudah tidak tersisa ulama maka manusia akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh, ketika mereka ditanya mereka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan" (HR Bukhori) Sejak zaman Rosulullah SAW pula, umat islam telah diingatkan oleh SWT, melalui firmannya: "Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi seluruhnya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka dapat menjaga dirinya" (QS At Taubah: 122) Hal tersebut mengingatkan kita akan pentingnya penyiapan calon pemimpin umat yang akan membimbing generasi yang akan datang sehingga mereka mempunyai panutan dan tempat bertanya tentang agama. Sementara i...